Hanya karena cemburu mendengar istrinya, Juliana Batubara (39), selingkuh dengan rekan kerjanya, Zulham Effendi Harahap (49) menjadi gelap mata. Sopir bus sekolah itu langsung menyerang istrinya hingga terkapar dengan luka dua liang tikaman.
Penganiayaan yang nyaris merenggut nyawa itu terjadi Senin (9/5/2011) malam lalu, saat pasangan suami istri yang berdomisili di Jalan Brigjen Zein Hamid, Gang Tapian, Titikuning, Medan Johor, itu di dalam bus menuju pulang.
Sepanjang perjalanan keduanya terlibat pertengkaran terkait dugaan perselingkuhan Juliana dengan rekan kerjanya di sebuah toko emas. Serangan brutal itu langsung merobohkan Juliana dengan luka tikaman di dada, dan pangkal lengan. Tragisnya, dalam kondisi seperti itu, Zulham tega menurunkan paksa istrinya di pinggir jalan.
Penganiayaan yang nyaris merenggut nyawa itu terjadi Senin (9/5/2011) malam lalu, saat pasangan suami istri yang berdomisili di Jalan Brigjen Zein Hamid, Gang Tapian, Titikuning, Medan Johor, itu di dalam bus menuju pulang.
Sepanjang perjalanan keduanya terlibat pertengkaran terkait dugaan perselingkuhan Juliana dengan rekan kerjanya di sebuah toko emas. Serangan brutal itu langsung merobohkan Juliana dengan luka tikaman di dada, dan pangkal lengan. Tragisnya, dalam kondisi seperti itu, Zulham tega menurunkan paksa istrinya di pinggir jalan.
"Aksinya dipergoki warga, sehingga langsung dikejar. Tapi tersangka berhasil lolos dengan meninggalkan mobilnya," kata Kanit Reskrim Polsek Delitua. AKP Simon Sembiring, Rabu (11/5/2011).
Namun pelarian tersangka tak berlangsung lama, karena pada Selasa (10/5/2011), ia menyerahkan diri. Tersangka menyebutkan sama sekali tak pernah berniat membunuh istrinya. Terkait keberadaan pisau itu, tersangka mengaku menemukannya di tong sampah.
Istri tersangka sendiri hingga kini masih dirawat intensif di RS Mitra Sejati Medan. Polisi menjerat tersangka dengan 351 atas percobaan pembunuhan dengan ancaman tujuh tahun penjara

0 komentar:
Posting Komentar